Seribu Santri Siap Digembleng Diatas KRI-593
20 November 2015
0 comments
Share

Seribu Santri Siap Digembleng Diatas KRI-593

JAKARTA – Masih dalam rangkaian memperingati Hari Santri 22 Oktober, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, TNI AL, Riset dan Teknologi Ditjen Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Lembaga Persahabatan Ormas Islam, menggelar “Pelayaran Santri Bela Negara (PSBN)”.

Liaison Officer (LO) dari unsur PBNU Imam Pituduh menjelaskan, sejak hari ini, Jum’at 20/11/2015, peserta sudah mulai loading dan registrasi masuk KRI Banda Aceh-593 di pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Di hari yang sama, usai penyambutan, peserta juga langsung mengikuti pembekalan mengenai peraturan dinas dalam KRI.

“Hari ini pembagian peralatan kontingen dan akan ada pembekalan dari Mendikbud. Besok Sabtu peserta secara resmi akan dilepas oleh Panglima TNI dan Ketua PBNU,” jelas Imam.

Sejumlah seribu santri yang menjadi peserta PSBN, imbuh Wasekjen PBNU ini, berasal dari Santri Pondok Pesantren, Pelajar Sekolah SMA-SMK, Tokoh-tokoh pemuda, Mahasiswa dan Komunitas Islam Nusantara, yang telah dipilih dan didelegasikan resmi oleh institusi masing-masing.

Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan pelatihan bela negara dan penanaman rasa cinta tanah air (Hubbul Wathon) yang dikemas dalam bingkai pelayaran laut yang dilaksanakan diatas kapal perang TNI AL, yakni KRI Banda Aceh-593. Penyelenggaraan PSBN didedikasikan untuk meningkatkan Kemampuan Bela Negara secara Psikis, Intelegensia, Fisik dan Spiritual.

Rencananya, kegiatan pelayaran santri bela negara ini akan berlangsung selama sepekan mulai 20 hingga 26 Nopember 2015 dengan rute pelayaran dari Jakarta – Surabaya – Jakarta. Selain itu, Pelayaran Santri Bela Negara ini juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya pembinaan kesadaran bela negara secara terpadu dan berkelanjutan dari aspek wawasan kemaritiman nasional sesuai dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. (ZA)

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Komentar

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *